Gashuku dan Pelantikan 2008
ANGGOTA BARU UKM JIU JITSU DILANTIK DI ALAM TERBUKA
Dengan bertempat di Coban Rondo – Batu, sebanyak 12 orang anggota baru UKM Jiu Jitsu mengikuti pelantikan anggota baru. Acara ini bernama “Gashuku dan Pelantikan 2008”. Selama 3 hari 2 malam, 8 orang putra dan 4 orang putri anggota baru UKM Jiu Jitsu ditempa mental dan fisiknya di alam terbuka (gashuku dalam bahasa Indonesia berarti latihan alam).
Disertai dengan 12 orang Kohai (senior) sabuk kuning, 2 orang Kohai sabuk hijau, 2 orang Kohai sabuk Orange, 2 orang Kohai sabuk biru, 2 orang Senpai (asisten pelatih) sabuk coklat, dan tentunya Sensei (guru, sabuk hitam) kami tercinta, UKM Jiu Jitsu melakukan latihan di alam terbuka sekaligus pelantikan anggota baru.
Selain latihan alam, para senior juga menyiapkan acara dan game seperti latih mental dan hapalan materi, pencarian dan perenungan arti sabuk, api unggun dan body defence di bawah air terjun.
Jumat 19 Desember 2008
Jam menunjukkan pukul 09.00, dan sedang dalam perjalanan menuju Coban Rondo. Sesampainya disana, waktu sudah dekat dengan waktu Shalat Jumat. Bus berhenti di masjid untuk memberi kesempatan kepada anggota yang muslim untuk menunaikan shalat Jumat. Setelah shalat jumat, kami melanjutkan perjalanan ke Camping Ground Coban Rondo. Acara pertama yaitu persiapan tenda. Berhubung tenda sudah didirikan oleh pihak Coban Rondo, maka kami tinggal menggali jalur air, menabur garam dan memasang panji SJA (STIKOMP Jiu Jitsu Academy). Setelah itu diadakan pemanasan yang dipimpin oleh Senpai Indra sampai mendekati waktu Magribh. Setelah istirahat sekaligus shalat magribh, diadakan pembukaan Gashuku dan Pelantikan 2008 oleh Sensei Donny dilanjutkan latihan alam. Kemudian sekitar pukul 20.00 latihan diakhiri dan peserta dipersilahkan untuk beristirahat.
Jumat malam pukul 00.00 peserta dibangunkan. Senior sudah disebar untuk menempati pos masing-masing. Ya, acara kali ini adalah latih mental dan hafalan materi. Peserta yang dilantik yaitu Dohai sabuk putih diharuskan berjalan melewati gelapnya hutan cemara melalui rute yang telah ditentukan dengan dibekali oleh 3 batang lilin yang tidak boleh padam apinya. Di beberapa titik sudah disiapkan pos untuk senior berjaga dan tempat senior me-review hapalan materi para juniornya.
Dengan berkelompok 3 orang, semua junior akan di test penguasaan materinya yang dibagi dalam 4 pos yaitu pos pertama pukulan, tendangan dan roll. Pos kedua adalah sikap dasar dan kuda-kuda dasar. Pos ketiga me-review teknik bantingan dan jatuhan. Sedangkan pos keempat bertugas me-review kembali semua materi tersebut beserta Sumpah dan Semboyan Jiu Jitsu.
Alhamdulillah tidak terjadi kecelakaan dan cidera pada peserta maupun panitia selama acara berlangsung meskipun salah satu peserta perempuan yaitu Berta harus dibopong kembali ke tenda karena kakinya tersengat serangga sewaktu di tenda. Setelah sampai di pos 4, dia mengeluh kakinya bengkak dan terasa nyeri waktu dibuat jalan dan ternyata kakinya disengat serangga sewaktu tidur di tenda. Acara kali in berakhir sekitar pukul 03.30. Setelah itu peserta dipersilahkan untuk istirahat kembali.
Sabtu 20 Desember 2008
Pukul 09.00, para kohai dan Senpai melakukan latihan. Dohai sabuk putih dipersilahkan untuk melihat latihan yang dilakukan seniornya. Teknik baru yang belum pernah diajarkan di Dojo (tempat latihan sehari-hari) diajarkan oleh Sensei Donny di sini. Benar-benar teknik baru sehingga kami bisa lebih tahu bagaimana Self Defence itu serta bagaimana melatih kepekaan terhadap gerakan lawan. Latihan berakhir sekitar pukul 11.30.
Pukul 14.30 diadakan game pencarian dan perenungan arti sabuk. Sabuk-sabuk para junior disembunyikan di suatu lembah. Mereka diharuskan berlari ke lembah tersebut dan mencari sabuknya masing. Sabuk-sabuk itu dibungkus dalam tas plastik perkelompok. Kelompok yang sudah menemukan sabuknya harus segera berlari lagi ke tenda karena game ini adalah game kompetisi. Kelompok yang sampai pertama berhak menghukum kelompok lainnya.
Kelompok yang salah satu anggotanya adalah Berta tadi berhasil memenangi lomba ini. Luar biasa, benar-benar sebuah perjuangan yang patut diacungi jempol. Dengan kaki cidera, dia berusaha berlari dengan digandeng dua orang temannya yang sama sekali tidak ingin meninggalkan dia sendirian hanya demi kemenangan. Mereka terus bersama sama bahkan dua temannya yang sehat tadi menolong Berta dengan membopong dan menggedongnya sampai ke tenda.
Kelompok pemenang ini memberi hukuman untuk kelompok lain berupa foto bersama dengan lawan jenisnya. Namun teman fotonya harus penghuni camp lain di Coban Rondo. Akhirnya dipilih untuk berfoto bersama anggota UKM Theater yang kalau tidak salah dari UWK yang menempati Camp di bawah Camp kami.
Selanjutnya kembali waktu istirahat, bersih diri, dsb. Tetapi sepertinya tidak ada yang beniat mandi karena kabut tebal mulai turun. Selain itu udaranya semakin dingin. Sekitar pukul 20.00 waktu makan malam. Pukul 21.00 acara selanjutnya adalah forum terbuka tentang Organisasi UKM Jiu Jitsu. Khaisyar Yudha sebagai ketua Senat Mahasiswa terlantik yang membawahi semua UKM di STIKOMP Surabaya sekaligus sebagai mantan ketua UKM Jiu Jitsu memberi sharing dan arahan bagaimana UKM Jiu Jitsu itu dan bagaimana seorang anggota Dojo dan UKM seharusnya bersikap. Dalam acara ini Khaisyar didampingi oleh Senpai Hangky sebagai pendiri UKM Jiu Jitsu.
Acara selesai pukul 22.30. Peserta beristirahat sebentar sebelum acara api unggun dimulai pukul 23.30. Acara api unggun ini menampilkan kebolehan para Dohai sabuk putih dalam berkreasi. Ada yang bernyanyi, ada pula yang menampilkan parodi dari lagu penyanyi terkenal. Selain itu bagi senior, diwajibkan untuk berjoget dengan diiringi musik. Tidak ada kata malu di sini. Karena sekarang waktunya semua anggota UKM melebur menjadi satu keluarga. Melepas ketegangan selama acara sebelumnya dan untuk lebih mengakrabkan diri. Pada waktu ini juga diadakan pembagian Badge IJI untuk Dohai sabuk putih. Alhamdulillah, semuanya dinyatakan lulus dan berhak memakai Badge IJI (Institut Jiu Jitsu Indonesia). Suatu tanda awal bahwa mereka sudah diakui sebagai anggota Institut Jiujitsu Indonesia dan sebagai keluarga besar STIKOMP Jiu Jitsu Academy. Suasana gembira dan senyum bahagia yang menghiasi wajah para Dohai membuat acara ini benar-benar menjadi acara yang sangat berkesan. Acara api unggun berakhir pada pukul 01.00 dan ditutup dengan teriakan “Osu!” yang menggambarkan sebuah semangat dan keberanian para Samurai Jepang di jaman dahulu.
Minggu 21 Desember
Dikarenakan kabut semalam yang terlalu tebal, maka acara untuk hari minggu baru bisa dimulai pukul 06.00. Dimulai dengan pemanasan, kami melanjutkan dengan acara sarapan pagi. Setelah itu kami semua berjalan menuju air terjun. Disini para junior mendapat hadiah atas keterlantikannya berupa bantingan dari seniornya. Setelah itu, semua sabuk putih ditemani dengan sabuk kuning diarahkan ke air terjun Coban Rondo.
Di bawah terpaan dinginnya air terjun, mereka dituntut untuk duduk berdiam disana selama sekitar 40 menit. Dibekali dengan teknik pernafasan yang sudah di latih di Dojo, Jiu Jitsan Dojo STIKOMP tidak boleh kedinginan di tengah derasnya air terjun Coban Rondo. Tidak boleh mengeluh, apalagi menyerah. Disini adalah pembuktian kekuatan alami tubuh yang bisa dilatih melalui konsentrasi dan pengaturan nafas. Dengan teknik pernafasan yang dimiliki, para Jiu Jitsan diharuskan bisa bertahan di kondisi seperti apapun.
Sementara para junior sabuk putih dan kohai sabuk kuning menjalani body defence di bawah air terjun, dua orang anggota SJA lainnya yaitu Yanis dan Rikky mendapat hadiah istimewa. Yanis yang sudah menjalani ujian kenaikan sabuk kuning sebelumnya namun ditunda sabuknya oleh Sensei akibat latihannya yang tidak rutin, menjalani acara pengambilan sabuk pada acara ini. Sementara Rikky yang belum sempat dilantik dalam pengambilan Badge pada saat dia masih sabuk putih, juga menjalani acara pengambilan Badge pada saat itu juga.
Pukul 11.00 kami semua menyudahi acara di air terjun dan kembali ke Camp untuk segera berkemas. Mobil jemputan sudah menunggu dan siap untuk mengantarkan kami pulang ke kampus STIKOMP tercinta. Pada pukul 12.30 kami pulang kembali ke Surabaya setelah acara “Gashuku dan Pelantikan 2008” secara resmi ditutup oleh Sensei Donny.
“Gashuku dan Pelantikan 2008” memang telah berakhir. Namun kenangan dan kebersamaan kami akan terus terkenang oleh kami. Hidup STIKOMP Jiu Jitsu Academy. We are big, bigger and become the biggest.








25 Desember 2008 pada 10:22 am
Terima kasih ya uda bagi2 cerita gashukunya disini, walaupun dulu pernah ikut latihan rutin sampai kejuaraan (hehe tapi belum pernah menang
) dan menyandang sabuk hijau, tapi kalo kegiatan Gashuku pasti deh gak bisa ikut karena sesuatu hal, tapi dengan lihat video Gashuku tahunku dulu, foto-foto dan cerita seperti ini berasa ikut gashuku kok, uda senang rasanya ..hehe ^_^
Selamat buat acara Gashukunya yang berjalan lancar dan sukses, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi, dan buat para anggota baru nih…. Raih presatasi sebanyak-banyaknya ya…!!!
Akhir kata OSH ….!!! (hehe uda lama aku gak ucapin kata2 ini
)
25 Desember 2008 pada 10:26 am
Oiya lupa … Salam buat Sensei Doni, Teman-teman lainnya dan anggota baru Jiujitsu STIKOMP salam kenal ya …!!!
Kalau sempat fotonya di upload juga ya, di milist juga gpp …
trima kasih …
20 April 2009 pada 1:19 am
good..good…
mungkin masukan aja…mending kalau critanya di bikin page sendiri aja…
di berandanya…kasih foto2, link2 video…anggota…./ sesuatu yg keren aja….
wah seneng juga….ampe ……tersentuh…nih….
gashuku…emang menyenangkan dalam hal,,,,apapun …..pasti sangat terkesan buat yg ikut
tetap di pelihara….ya….gashuku hal yg positive…banget
aku sangat bangga sama semua…bisa kenal ..dan menjadi bagian kalian semua….walaupun andilku sangat kecil dari pada kalian….
btw..buat yg udah nggak aktif …lagi…kalau ada event seperti ini temen2 yg aktif pasti izin in kok…sekalian nostalgila…..hhehehe..:)
Gbu…alll
29 Oktober 2009 pada 4:13 pm
wah wah kaya ikkuh nanti pelantikannya???
bisa bisa badan ku remuk innih,,,,,